Pengembangan Peta Kesepadanan Teknologi Alsintan untuk Lahan Kering (2005)

Hendriadi Agung, Rahmarestia Elita, Nurhasanah Anna, Widodo Teguh Wikan
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Salah satu masalah yang dihadapi dalam implementasi visi pembangunan pertanian berwawasan agribisnis, berkelanjutan, berkerakyatan, berdaya saing dan desentralistik adalah masalah yang berkaitan dengan rendahnya efisiensi produksi. Penerapan alat dan mesin pertanian pada dasarnya adalah untuk memberikan kontribusi pada peningkatan efisiensi produksi tersebut. Ketidak selarasan antara desain dan ukuran alsintan dengan kondisi spesifik wilayah penerapannya akan mengakibatkan rendahnya kapasitas kerja alsintan yang akhirnya akan memperbesar inefisiensi produksi.

Formulasi strategi pengembangan mekanisasi adalah tidak sederhana dan tidak semata mata didasarkan pada pertimbangan teknis belaka. Secara sistematik harus pula dipertimbangkan faktor faktor karakteristik agro ecology zone (AEZ), skill dan potensial pendapatan pengguna dan level infrakstuktur yang ada (bengkel local dan penataan lahan). Hanya dengan pertimbangan pertimbangan yang sinergis semua faktor tersebut, profitabilitas dapat dicapai.

Dalam studi ini telah dilakukan analisis kesepadanan tingkat teknologi mekanisasi pertanian untuk budidaya lahan kering guna peningkatan efisiensi produksi. Kesepadanan tingkat teknologi tersebut akan digambarkan dalam Peta Kesepadanan Tingkat Teknologi Alsintan untuk Pertanian Lahan Kering di Indonesia untuk klaster Jawa Barat, Banten, Lampung, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

 


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...