Rekayasa Alsin Penanam Tipe Sliding untuk Tanaman Palawija dengan Basis Minimum Tillage (2002)

Sulistiadji, Koes; Purwanta, Carolus Yusup; Harjono
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Produksi pangan (padi dan palawija) harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan kebutuhan  pangan  nasional. Kebijakan penerapan program IP 300 adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam rangka mendukung program tersebut diperlukan masukan teknologi alat dan mesin pertanian yang mampu mempercepat pelaksanaan kegiatan. Dalam budidaya palawija, salah satu kegiatan yang benyak menyerap tenaga kerja adalah kegiatan tanam benih. Kegiatan “rekayasa alsin penanam tipe sliding (traktor tangan) untuk tanaman palawija dengan basis minimum tillage” di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong DIP TA 2002 (multi years untuk TA 2003), bertujuan untuk menciptakan suatu prototipe alsin penanam benih tipe sliding yang dapat ditarik oleh traktor roda dua dan dapat dioperasikan di lahan yang diolah secara minimum tillage atau tanpa olah tanah maupun di lahan  yang diolah secara sempurna. Sasaran kegiatan rekayasa ini adalah untuk (1) Peningkatan produktivitas lahan untuk budidaya palawija; (2) Mengatasi masalah kurangnya tenaga kerja di bidang pertanian; (3) Membantu penyediaan sarana berupa keberadaan prototipe alsintan yang dapat dikembangkan; dan (4) Memacu usaha budidaya tanaman palawija yang berbasis Agribisnis dan Agroindustri. Prospek alsin penanam benih palawija tipe sliding ini mempunyai peluang peminat cukup besar, seiring dengan minat petani untuk menggunakan traktor sebagai alsin pengolah tanah, penerapan pola tanam, dan penanaman yang presisi (prescision planting). Metode perekayasaan yang diikuti adalah metode perekayasaan baku diawali dengan identifikasi masalah sampai dengan uji fungsional (laboratorium & lapangan). Alsin penanam tipe sliding dirancang mampu menanam 4 baris sekali tanam dengan jarak antar baris 30-40 cm untuk tanaman kacang tanah dan 3 baris tanam dengan jarak tanam 70-80 cm untuk tanaman jagung. Kapasitas kerja rancangan sebesar 0,24 – 0,38 ha/jam atau 3,125 - 4,167 jam/ha atau 1,92 - 3,07 ha/hari, dengan kecepatan jalan 1,5-2 km/jam. Sampai saat Laporan Akhir Tahun ini dibuat, seluruh prototipe alsin telah selesai dibuat dan sekaligus uji fungsi komponen untuk modifikasinya. Lebih lanjut akan segera menjalani uji fungsional di lapangan menunggu saat hujan tiba.


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...