Model Pengemb. Msn Penggoreng Vakum utk Mendukung Pengemb. Agribisnis dan Agroindustri Buah (2000)

Sardjono; Harmanto; Triwahyudi, Sigit
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Program pembangunan pertanian pada tahun 2000 yang utama adalah peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan agribisnis. Untuk tercapainya peningkatan ketahanan pangan dan peningkatan agribisnis salah satunya harus didukung dengan penggunaan alat mesin pertanian. Pengembangan agribisnis salah satu yang harus mendapat perhatian adalah agribisnis buah-buahan, karena produk hortiloiltura ini setelah dipanen akan mudah mengalami kerusakan yang menyebabkan kerugian bagi petani atau pedagang. Oleh karena itu untuk memperpanjang daya simpannya maka setelah dipanen harus segera diawetkan atau diolah menjadi produk makanan kering. Dalam kaitan ini akan dibuatkan model pengembangan mesin penggoreng vakum untuk buah-buahan pada tiga lokasi yaitu Propinsi Jawa Barat dua lokasi (Bandung dan Ciamis) dan satu lokasi di Propinsi DKI Jakarta. Model pengembangan ini diharapkan akan mempercepat pertumbuhan agribisnis dan agroindustri di pedesaan. Model pengembangan ini dalam jangka pendek bertujuan a). mengenalkan teknologi penggorengan vakum untuk buah-buahan. b). meningkatkan kemampuan dan ketrampilan kelompok agribisnis buah-buahan dalam pengolahan pangan yang berwawasan peningkatan produktivitas, efesiensi, dan mutu produk olahan. Pengembangan Model Mesin Penggoreng dilakukan dengan melalui Pembinaan Ketrampilan dan Kemampuan Agroindustri dan Managemen Bisnis selama tiga hari (dua hari teori dan satu hari praktek penggorengan produk hortikultura). Pengujian model pengembangan dengan uji verifikasi bersamaan dengan praktek dan uji adaptasi Mesin Penggoreng vakum di Bandung ditempatkan pada Koperasi Jati Mandiri di Jl. Terusan Mars Utara III / 11D selama 21 hari, di Ciamis pada Koperasi Lingga Sari, Cikoneng Ciamis selama 25 hari dan pada Unit Pengolahan milik Dinas Pertanian DKI Jakarta. Analisis kelayakan teknis, ekonomis, dan sosial yang akan digunakan sebagai bahan rekomendasi pada spesifik lokasi. Dari analisis kelayakan ekonomis menunjukan bahwa mesin penggoreng vakum layak digunakan untuk proses pembuatan keripik nangka, salak, jamur dan sukun karena nilai B/C. rasio > 1. Sedangkan dari analisis tersebut yang paling menguntungkan adalah untuk penggorengan nangka yang memberikan nilai kriteria ekonomi masing-masing adalah biaya pokok Rp. 16.413,-/kg keripik; nilai B/C ratio = 1,83; nilai NPV = Rp. 773.859.659.- serta nilai BEP setara dengan 889 kg keripik per tahun.


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...