20 Orang Peserta Dari Kecamatan Cawas Mengikuti Bimtek Tentang Pengenalan Dan Pembuatan Mesin Chopper Multifungsi

20 Orang Peserta Dari Kecamatan Cawas Mengikuti Bimtek Tentang Pengenalan Dan Pembuatan Mesin Chopper Multifungsi

Klaten, 17/09/2021. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) telah melakukan bimbingan teknis (bimtek) pengenalan dan pembuatan mesin chopper multi fungsi yang bisa digunakan untuk mencacah hijauan pakan ternak dan juga menghancurkan kotoran Hewan. Bimtek seperti ini sudah beberapa kali dilakukan, namun ini adalah bimtek yang pertama kali dilakukan di tahun 2021.

Koordinator Kelompok  Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Perekayasaan dan Pengujian (KSPHP) BBP Mektan, Harsono menjelaskan bahwa tahun 2021, BBP Mektan kembali melakukan bimtek pengenalan dan pembuatan mesin chopper multi fungsi. Kenapa memilih materi ini dikarenakan lokasi kegiatan bimtek khususnya di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten sedang dikembangan pertanian organik dan sangat membutuhkan teknologi alsintan yang bisa mendukung kegiatan tersebut. Selain itu, wilayah tersebut juga sedang digalakkan budidaya ternak kambing, dimana kotorannya sangat bagus untuk bahan pupuk organic. Dimana chopper merupakan salah satu teknologi yang sangat dibutuhkan terutama untuk mencacah hijauan pakan ternak dan mencacah kotoran hewan yang dapat dijadikan pupuk organik.

Chopper sendiri merupakan mesin hasil rekayasa BBP Mektan dan sudah terbukti efektif untuk mencacah hijauan pakan ternak dan kotoran hewan yang khusus dikembangkan untuk mendukung budidaya ternak. Chopper ini mempunyai kapasitas mencapai 400 -700 kg/jam, serta mudah dalam mengoperasikannya.

Dari segi desain, Harsono menuturkam chopper ini sangat mudah dibuat oleh bengkel alsintan di daerah serta bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi anak SMK terutama dalam praktek pembuatan alsintan.

Bimbingan Teknik (Bimtek) pengenalan dan pembuatan mesin chopper multi fungsi dilaksanakan pada 2 lokasi, yaitu lokasi pembukaan berlokasi di Balai Desa Pakisan, Cawas Klaten; dan lokasi praktek pembuatan alsin berlokasi di SMK Kristen Pedan, Kalten. Peserta bimtek berjumlah 20 orang yang terdiri dari petani,  bengkel alsintan, guru dan siswa SMK. Bimtek dilaksanakan selama 5 hari kerja, tanggal 13-17 September 2021. 

Tujuan dari Bimtek ini adalah untuk melakukan kegiatan hilirisasi inovasi teknologi mektan untuk mempercepat diseminasi dan adopsi teknologi mekanisasi pertanian melalui Bimbingan Teknis (Bimtek). Materi bimtek terdiri dari 10% teori dan 90% praktek. Instruktur dan asisten instruktur berasal dari 2 perekayasan dan 2 teknisi litkayasa sesuai bidang kompetensinya masing-masing yang berasal dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan). 

Hasil dari kegiatan Bimtek berupa 2 unit mesin Chopper tanpa engine. Selanjutnya mesin diserahterimakan kepada Kelompok Tani Sejahtera Desa Pakisan, Cawas, Klaten untuk dimanfaatkan dan dikembangkan diwilayah tersebut; serta kepada SMK Kristen Pedan Klaten yang akan digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi siswa SMK.

Kepala SMK Kristen Pendan, Th. Retno Widyastuti, dalam acara penutupan menyampaikan bahwa, bagi kami bimtek ini merupakan kesempatan emas, terutama bagi SMK Kristen Pedan, karena kami mendapatkan banyak ilmu untuk belajar terutama dalam pembuatan mesin chopper. Ke depan, semoga kerjasama ini tetap berlanjut, karena kerjasama dengan BBP Mektan ini merupakan kerjasama pertama dalam mendukung program “SMK Mbangun Desa”, yang sedang kami rintis bersama Pemerintah Desa Pakisan. Harapan kami, semoga ke depan anak-anak SMK bisa memproduksi alsintan sendiri sehingga dapat mendorong industri kecil alsintan dengan bekerja sama  dengan bengkel alsintan di daerah, sehingga bisa menggerakkan perekonomian di pedesaan.

Program SMK Mangun Desa merupakan sebuah program yang bertujuan untuk melahirkan satuan Pendidikan yang bersinergi dengan pemerintan desa agar desa menjadi pusat industry dan dapat menggerakkan wirausaha, sehingga bisa menggandeng  UMKM di desa, agar perekonomian desa Lebih meningkat.

Pada kesempatan lain, Kepala desa Pakisan, Santosa menyampaikan bahwa chopper saat ini sangat kami butuhkan, karena kami punya program “BUMDES” untuk pembuatan pupuk organic di desa pakisan. Kami ucapan terimakasih atas kerjasama ini, semoga ke depan Kerjasama ini terus berlanjut, tutupnya. (SU)

HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...