Tingkatkan Kinerja Prototipe Mesin Rota Tanam dengan Uji Lapang

Pandeglang, 14/11/2017. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian dalam upaya penyempurnaan kinerja prototipe yang telah dihasilkan maka selalu dilakukan uji lapang pada berbagai lokasi/lahan. Tidak terkecuali prototipe alsin rota-tanam. Hal ini dilakukan agar kinerja alsintan bisa selalu ditingkatkan setelah adanya perbaikan dan penyempurnaan pada berbagai komponen teknologi tersebut.

Uji lapang mesin pengolah tanah dan penanam biji-bijian terintegrasi (rota-tanam) dilakukan di Desa Sukanegara, Kabupaten Pandeglang. Uji lapang ini dihadiri oleh anggota kelompok tani “Berkah Tani”, serta staf Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Kabupaten Pandeglang. Benih yang dipakai untuk ditanam dalam uji lapang ini menggunakan benih kedelai varietas Grobogan. Varietas ini dipilih karena secara umum/ sebagian besar masyarakat Pandeglang menggunakan varietas tersebut, karena cocok dengan kondisi lahan di daerah ini.

Mekanisme kerja mesin Rota Tanam melakukan pengolahan lahan dengan rotary yang dilanjutkan dengan penanaman biji-bijian (jagung atau kedelai). Dengan penerapan mesin ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, sehingga bisa mengejar waktu tanam. Tim penguji sekaligus perekayasa, Harsono menyatakan bahwa “secara umum hasil uji lapang mesin ini didapatkan hasil yang baik, dengan kapasitas kerja mencapai 3,5 – 4 jam/ha”. Hasil ini lebih baik dibandingkan hasil uji lapang sebelumnya, tambahnya.


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...