Prototipe Riding Transplanter Siap Dilaunching

Klaten, 8/11/2017.  Dalam upaya penyempurnaan protototipe Mesin Tanam Padi Jarwo Tipe Riding (Riding Transplanter), maka Tim Perekayasa Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian telah melakukan uji lapang ke-2 Riding Transplanter pada kondisi tanah yang berbeda. Lokasi uji lapang yang dipilih kali ini adalah lahan sawah di Desa Karangdukuh, Klaten, Jawa Tengah, pada tanggal 7-8 November 2017. Lokasi ini dipilih karena mempunyai karakteristik tanah yang berbeda dengan lokasi sebelumnya sehingga cocok untuk uji lapang lanjutan mesin Riding Transplanter.

Prototipe ini telah dilakukan perbaikan dan penyempurnaan pada beberapa komponen. Joko Pitoyo, sebagai  tim penguji menyatakan bahwa “Hasil uji lapang saat ini dibandingkan sebelumnya menunjukkan bahwa Riding Transplanter dapat dioperasikan tanpa kendala , dengan kondisi kedalaman hardplan (lapisan keras tanah) ideal kurang dari 25 cm”. Mesin ini dengan dijalankan pada kecepatan tanam 3,8 km/jam, menghasilkan kapasitas kerja penanaman 0,31 ha/jam, tambahnya.

Riding Transplanter ini merupakan mesin tanam padi tipe  Jarwo 2:1 dengan jarak tanam 20 cm antar baris dan legowo 49 cm dengan jarak tanam dalam baris rata-rata 11 cm. Penyiapan bibit (nursery), dengan ukuran kotak panjangxlebar : 58x28 cm, diperlukan bibit sebanyak 450 kotak/ha.

Soft Launching Teknologi ini akan dilakukan pada tanggal 11 Desember 2017 di BB Padi, Sukamandi, bersamaan dengan kegiatan Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi pada tanggal 11 Desember 2017, di BBP Padi, Sukamandi. (SU)


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...