Moderenisasi Pengelolaan UPJA dengan Aplikasi AlsintanLink

Kronjo, 27/05/2021. Sebaran alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Indonesia beberapa tahun ke belakang dengan dukungan dari Kementerian Pertanian populasinya mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Perkembangan alat dan mesin pertanian itu sendiri membutuhkan penanganan dan pengelolaan yang lebih serius hal ini menjadi penting dalam rangka optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian. 

Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kronjo yang memiliki hamparan persawahan yang cukup luas di wilayah kerjanya menjadi salah satu sentra padi dan beras di wilayah Kabupaten Tangerang dengan diapit oleh BPP Tegalkunir dan BPP Kaliasin. Koordinasi antara 3 BPP yang berada di ujung barat Kabupaten Tangerang tersebut menjadikan wilayah ini menjadi sentra padi dan beras di wilayah Kabupaten Tangerang. 

Perlu digarisbawahi disini adalah pentingnya dukungan mekanisasi pertanian dan alsintan memegang peranan yang sangat strategis, penerapan dan optimalisasi alsintan menjadi pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanaman di wilayah ini. Strategi pengembangan alsintan adalah dengan menumbuh dan mengembangkan sistem kelembagaan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). 

Fungsi utama kelembagaan UPJA yaitu melakukan kegiatan ekonomi dalam bentuk pelayanan jasa alsintan dalam penanganan budidaya seperti jasa penyiapan lahan dan pengolahan tanah, pemberian air irigasi, penanaman, pemeliharaan; perlindungan tanaman termasuk pengendalian kebakaran; maupun kegiatan panen, pasca panen dan pengolahan hasil pertanian seperti jasa pemanenan, perontokan, pengeringan dan penggilingan padi; termasuk mendorong pengembangan produk dalam rangka peningkatan nilai tambah, perluasan pasar, daya saing dan perbaikan kesejahteraan petani. 

Namun sampai saat ini pemanfaatan alsintan belum optimal dan perkembangan UPJA belum baik, hal ini karena beberapa kendala yang dihadapi dilapangan, yaitu: (1) Kemampuan petani dalam mengolah lahan usahatani terbatas (0,5 ha); (2) Pengelolaan Alsintan secara perorangan kurang efisien; (3) Tingkat pendidikan dan ketrampilan petani yang rendah; (4) Kemampuan permodalan usahatani yang lemah; dan (5) Pengelolaan usahatani yang tidak efisien. 

Oleh karena itu, agar UPJA dapat tumbuh dan berkembang sebagai lembaga perekonomian di perdesaan dalam rangka mendukung pengembangan usahatani, maka diperlukan suatu teknologi informasi berbasis android untuk meningkatkan pelayanan terhadap petani atau kelompok tani yang membutuhkan jasa UPJA seiring meningkatnya populasi bantuan alsintan dan percepatan tanam maupun panen untuk mencapai target swasembada pangan nasional. 

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang melaksanakan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Aplikasi AlsintanLink yang bertempat di BPP Kronjo Kabupaten Tangerang (Kamis, 27/05/2021) dihadiri oleh Kepala BBP Mektan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangeran, Kepala BPTP Banten, Petani, Pengusaha UPJA dan penyuluh se-Kabupaten Tangerang. 

Sambut baik aplikasi AlsintanLink ini, salah satunya dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang,       Aziz Gunawan, “aplikasi AlsintanLink ini menjadi jawaban atas kendala yang terjadi di lapangan, pengembangan kerjasama dan networking untuk penguatan informasi dan pengetahuan serta edukasi bagi petani dan penyuluh di wilayah ini mendukung program besar Kementerian Pertanian dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang Maju, Mandiri dan Modern”. 

Pengembangan aplikasi AlsintanLink ini merupakan wujud sinergitas antar semua pihak dalam suatu wadah teknologi informasi. Saat ini akses petani untuk memperoleh jasa penggunaan/sewa alsintan masih dilakukan secara manual. Dalam proyek perubahan ini akan dilakukan sinergitas antara pengelolaan jasa sewa dan pelayanan pengujian alsintan dalam satu aplikasi berbasis teknologi informasi, sehingga petani dan perusahaan alsintan dapat memperoleh akses yang tepat waktu dan dapat dimonitor dengan baik, ungkap Kepala BBP Mektan, Agung Prabowo. (TS)


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...