BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Deni Hendarto1), Leopold Oscar Nelwan2), I Dewa Made Subrata2), dan Raffi Paramawati3)


1)Staf Pengajar pada Fakultas Teknik UIKA, Bogor.

2)Staf Pengajar pada Departemen Teknik Pertanian, FATETA IPB

3)Perekayasa pada Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian


ABSTRAK

Sistem pengeringan dalam penyimpanan In Store Dryer (ISD) adalah metode pengeringan dalam penyimpan menggunakan udara lingkungan yang dihembuskan melalui tumpukan biji-bijian yang akan dikeringkan. Sebagai negara tropis, kondisi udara lingkungan di Indonesia pada umumnya memiliki RH yang tinggi, akan tetapi pada siang hari suhu rata-rata dapat lebih tinggi dari 30oC dengan kelembaban lebih rendah dari 70 %. Udara dengan kondisi demikian cukup potensial untuk digunakan sebagai media pengeringan jagung, mengingat kadar air keseimbangan jagung pada kondisi tersebut dapat mencapai kurang dari 14 %. Untuk itu dibutuhkan sistem kendali yang dapat mengendalikan pengaliran udara pada saat yang tepat. Diharapkan dengan sistem kendali pada ISD ini, maka konsumsi energi dapat dihemat dan kualitas dapat dipertahankan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup rancang bangun sistem kendali on-off berdasarkan algoritma sistem kendali yang membandingkan kondisi udara lingkungan dan di dalam ISD, rancang bangun hardware sistem kendali on-off  pada ISD, mengkalibrasi sensor suhu dan kelembaban, validasi metode perhitungan kadar air, serta menguji performansi sistem kendali on-off  pada ISD. Dengan suhu lingkungan rata-rata 32,8 oC dan RH rata-rata 51,93 %, pengeringan pada ISD dengan beban 1201,2 kg mampu menurunkan kadar air dari sekitar 17,61 % hingga 12,37 %b.k. selama pengeringan 50 jam. Sedangkan  pengeringan  dengan  beban 915 kg  mampu  menurunkan  kadar  air dari sekitar 18,02 % menjadi 12,25 %b.k. dengan suhu lingkungan rata-rata 31,14 oC dan RH  lingkungan rata-rata 54,16 % selama 40 jam.

Kata kunci:  Sistem kendali, pengeringan dalam penyimpan, simulasi, kualitas jagung.