Santosa1), Azrifirwan1), dan Febrina Elsa Putri2)

1) Staf Pengajar pada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas, Padang

2) Alumni Teknologi Pertanian Universitas Andalas, Padang


ABSTRAK

Dalam usaha mempertahankan mutu dan menekan kehilangan hasil komoditi tanaman pangan, perlu diperkuat dengan sistem informasi alat dan mesin panen dan pasca panen.  Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Solok dan pengembangan sistem informasi dilakukan di Laboratorium Komputer Program Studi Teknik Pertanian Universitas Andalas pada bulan September sampai dengan November 2007. Tujuan penelitian ini adalah merancang suatu sistem informasi tentang produksi tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai) serta alat dan mesin panen dan pascapanen tanaman pangan meliputi kapasitas kerja, daya, tenaga penggerak, konsumsi bahan bakar, kehilangan hasil, biaya pokok, jumlah alat, kondisi alat, dan pelaksanaan panen dan pascapanen. Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan survey langsung dan eksperimen dengan tiga kali ulangan, sedangkan data sekunder bersumber dari studi pustaka/jurnal ilmiah dan data dari Dinas Pertanian Kabupaten  Solok. Hasil penelitian didapatkan bahwa kapasiatas pemanenan, perontokan, dan penggilingan untuk tanaman padi adalah 178,52 kg/jam, 89,50 kg/jam, dan 282,81 kg/jam.  Kapasitas panen untuk tanaman jagung dan kedelai adalah 367,92 kg/jam dan 24,28 kg/jam, sedangkan kehilangan hasil selama pemanenan, perontokan, dan penggilingan untuk tanaman padi adalah 1,29 %, 5,17 % dan 2,51 %. Kehilangan hasil saat panen tanaman jagung adalah 0,94 % dan pada tanaman kedelai adalah 0,76 %. Biaya operasional penggilingan padi rata-rata adalah Rp 79,50/kg. Data yang diperoleh dijadikan sebuah sistem informasi yang berbasis database dengan menggunakan software Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft Access 2003.   

Kata Kunci :  sistem informasi, panen dan pascapanen, alat dan mesin, tanaman pangan.