BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Suparlan, Supriyanto, Reni J. Gultom  dan Mardison

Perekayasa pada Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong



ABSTRAK

Kulit jeruk sebagai hasil samping pada industri pengolahan sari buah jeruk belum dimanfaatkan bahkan hanya dibuang sebagai limbah pertanian. Pengolahan kulit jeruk menjadi minyak kulit jeruk yang bermanfaat untuk industri pangan dan minuman, farmasi, kosmetik, maupun produk aromatik lainnya dapat memberikan nilai tambah terhadap komoditas buah jeruk. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa mesin distilasi vakum skala laboratorium dan mempelajari karakteristik ekstrak minyak kulit jeruk untuk mendapatkan proses distilasi yang optimal untuk dijadikan dasar dalam pengembangan prototipe mesin distilasi vakum. Tahapan penelitian meliputi pembuatan rancangan, pembuatan model, pengujian model, dan analisis data. Rata-rata rendemen kulit jeruk segar dari buah utuhnya adalah 14,6 % untuk jeruk Pontianak dan 29,84 % untuk jeruk Medan, dengan kadar air awal masing-masing adalah 65,80% dan 79,98%. Kapasitas kerja mesin distilasi vakum adalah 250 gram kulit jeruk/jam. Hasil pengujian mesin distilasi vakum memperlihatkan bahwa rendemen maksimum minyak kulit jeruk yang diperoleh adalah sebesar 1,8 % yang dicapai pada kondisi operasi tekanan -340 mmHg dan suhu distilasi 80°C. Ekstraksi minyak kulit jeruk dengan mesin distiasi vakum berpengaruh terhadap kandungan limonen, berat jenis, dan warna minyak yang dihasilkan. Kandungan limonen pada minyak kulit jeruk yang dihasilkan secara distilasi vakum lebih tinggi dibandingkan dengan distilasi pada tekanan atmosfir.

Kata kunci : distilasi vakum, minyak kulit jeruk, prosesing, industri jeruk