BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Upsus Peningkatan Produksi (PAJALE) Propinsi Sumatera SelatanPalembang, 24/04/2015, Keberhasilan Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai sangat ditentukan oleh sinergi dalam pelaksanaan program dan kegiatan antara pusat, provinsi, kabupaten, dan memastikan kesiapan seluruh elemen yang berada di lapangan sesuai ketentuan dalam Pedum Teknis masing-masing program/kegiatan. Sosialisasi massif seluruh instrumen program UPSUS sampai di tingkat lapangan sangat menentukan keberhasilan program.

Pengawalan bersama Dinas Pertanian, Penyuluhan dan dinamisasi bersama Babinsa akan sangat menentukan keberhasilan UPSUS PJK Yang melatarbelakangi pelaksanaan program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai antara lain target pencapaian produksi tahun 2015 dari komoditas-komoditas Padi 73,40 juta ton dengan pertumbuhan 2,21 %/tahun, Jagung 20,33 juta ton dengan pertumbuhan 5,57% / tahun, Kedelai 1,50 juta ton dengan pertumbuhan 60,81 %/tahun. Dimana dalam pelaksanaan program tersebut permasalahan yang dihadapi antara lain : 1). Alih fungsi dan fragmentasi lahan pertanian, 2). Rusaknya infrastruktur/jaringan irigasi, 3). Semakin berkurangnya dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian, 4). Masih tingginya susut hasil (losses), 5). Belum terpenuhinya kebutuhan pupuk dan benih sesuai rekomendasi spesifik lokasi, 6). Lemahnya permodalan petani, dan 7). Fluktuasi harga pada saat panen raya.

Tahun 2014 yang lalu hasil panen padi, jagung dan kedelai di Propinsi Sumatera Selatan mencapai 3,7 juta ton GKG (Padi), 192 ribu ton PK (Jagung) dan 12,5 ribu ton BK (Kedelai) dengan target capaian untuk tahun 2015 dengan melalui pelaksanaan UPSUS adalah 4,8 juta ton GKG (Padi), 407 ribu ton PK (Jagung) dan 32,3 ribu ton BK (Kedelai). Hal ini memungkinkan untuk dicapai dengan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) minimal sebesar 0,5 dan produktivitas padi meningkat minimal sebesar 0,3 Ton GKP. (Kegiatan Pengembangan Jaringan Irigasi dan Optimasi Lahan), Peningkatan produktivitas padi 0,75 – 1 Ton untuk kegiatan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT), Produktivitas jagung minimal sebesar 5 Ton/Ha pada areal tanam baru dan meningkatnya produktivitas jagung sebesar 1 ton/Ha pada areal existing; dan Produktivitas kedelai minimal sebesar 1,57 Ton/Ha pada areal tanam baru dan meningkatnya produktivitas kedelai sebesar 0,2 ton/Ha pada areal existing.

Kegiatan utama pelaksanaan upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Propinsi Sumatera Selatan khususnya, antara lain: Pengembangan/rehabilitasi jaringan irigasi, Optimalisasi Lahan, Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT). Perluasan Areal Tanam Kedelai  (PAT-PIP Kedelai), Perluasan Areal Tanam Jagung (PAT Jagung), Penyediaan Bantuan Benih, Penyediaan Bantuan Pupuk, Penyediaan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, dan Pengawalan/Pendampingan. (TS)