BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

(Studi Kasus  di Kabupaten Lombok Timur, NTB)

Sigit Nugraha1), Ridwan Thahir1), Safaruddin Lubis1), dan Sutrisno2)

1) Peneliti pada Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Bogor
2) Peneliti pada Balai  Besar Penelitian Padi,  Sukamandi.


ABSTRAK

Analisis model pengolahan padi dilakukan di desa Selubung Ketangga, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada lokasi Proyek Poor Farmer Income Improvement Trough Innovation (PFI3P). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan petani melalui perbaikan kualitas beras dan meningkatkan rendemen giling. Kegiatan penelitian dimulai dengan identifikasi lokasi untuk penempatan model pengolahan padi dan pemasangan alat pengering gabah dengan bahan bakar sekam. Tahun 2004 install model pemasangan 1 unit penyosoh  ICHI N-70 dan 1 unit mesin penggerak RINO S 115, 24 HP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan padi menggunakan mesin pengering bahan bakar sekam dapat menghasilkan gabah kering giling lebih baik dengan rendemen giling yang tinggi (65,7 %), sehingga dapat meningkatkan rendemen giling gabah petani antara  2-3 % dibanding dengan rendemen giling petani sebelumnya antara 60-63 %.  Penyosohan dengan ICHI N-70 yang dilengkapi dengan pencucian sistem pengkabut air dapat  menghasilkan beras yang lebih baik, putih, bersih, cerah, dan dapat meningkatkan harga jual sebesar Rp 300,-/kg. Analisis model penggilingan padi secara menyeluruh dapat meningkatkan pendapatan petani dari kehilangan hasil sebesar 5, 65 %, meningkatkan rendemen giling antara  2- 3 % dan meningkatkan harga jual beras sebesar Rp 300,- /kg. Peningkatan pendapatan petani mencapai Rp 1.630.290,- per hektar.

Kata kunci: padi, pascapanen, penggilingan