BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Arief RM Akbar1), Sam Herodian2) , dan Suriani Ali3)

1)Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat
2)Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
3)Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat



ABSTRAK

 

Studi desain traktor tangan dilakukan dengan menggunakan pemodelan Jaringan Syaraf Tiruan (JST), bertujuan untuk mempelajari dan menentukan parameter-parameter ergonomi yang mempengaruhi produktivitas kerja dan beban kerja pengolahan tanah berdasarkan spesifik kondisi lahan, kondisi agroklimat dan tradisi (kebiasaan). Model JST dapat menentukan hubungan non linier antara faktor-faktor ergonomi traktor tangan, meliputi aspek kesesuaian antropometri (tinggi dan lebar kemudi), usia dan berat badan operator, suhu dan kelembaban lingkungan serta kebisingan traktor terhadap produktivitas kerja pengolahan tanah dan beban kerja operator di areal persawahan Kalimantan Selatan. Hasil pengukuran di lapangan terhadap produktivitas kerja pengolahan tanah dengan implemen bajak singkal berada pada selang 453-1284 m2/jam sedangkan beban kerja pengolahan tanah dengan menggunakan parameter denyut jantung berada pada selang 106 – 169 denyut/menit. Hasil kalibrasi model mempunyai akurasi 89% dan 96% masing-masing untuk parameter output produktivitas kerja dan beban kerja pengolahan tanah. Hasil optimasi terhadap posisi tinggi kemudi traktor berada pada selang 104 cm-112 cm dengan lebar kemudi berjarak 7 cm dari lebar maksimum jangkauan kemudi operator.

Kata kunci :     ergonomi,  produktivitas,  jaringan syaraf tiruan, beban kerja lahan sawah