BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

(Effect of Screen Sizes on Performance of an Adapted Greenhouse for Tomato Production In The Humid Tropics)

Harmanto 1), Hans-J. Tantau 2), dan Vilas M. Salokhe 3)
1 Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, Indonesia
2 Institute of Horticultural and Agricultural Engineering, University of Hannover, Germany
3 Agricultural Systems Engineering, Asian Institute of Technology, Thailand


ABSTRAK

Tingginya suhu udara didalam greenhouse dan tingkat serangan hama tanaman merupakan masalah utama dalam budidaya tomat di daerah tropis. Adapted greenhouse adalah suatu konsep rumah tanam dengan bukaan ventilasi sangat besar dan ditutup dengan net tipe UV untuk meningkatkan laju ventilasi, menjaga iklim mikro dan menekan masuknya hama (insect) ke dalam greenhouse. Konsep tersebut telah dikembangkan dan dikaji untuk dievaluasi secara teknis, agronomis and entomologis dengan berbagai ukuran net. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh ukuran net terhadap kinerja dari greenhouse tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa greenhouse yang menggunakan tiga jenis ukuran net (40, 52 dan 78 mesh) untuk dindingnya mempengaruhi secara nyata terhadap suhu dan kelembaban, laju ventilasi, total produksi dan mutunya serta tingkat serangan hama di dalam greenhouse. Laju ventilasi akan turun masing-masing 50% dan 35 % bila menggunakan jenis net yang lebih halus (78 mesh dan 52 mesh) dibanding dengan greenhouse yang menggunakan 40 mesh. Akibatnya suhu udara di dalam juga meningkat antara 1 – 3 °C. Meskipun beda suhu antara di dalam dan luar greenhouse hanya kecil, akan tetapi kelembaban mutlak di dalam greenhouse dengan 78 mesh dua kali lebih besar dari greenhouse dengan 40 mesh net. Secara umum, greenhouse dengan 52 mesh net menunjukkan kinerja yang terbaik ditinjau dari beberapa parameter penting tersebut diatas.

Kata kunci:    Rumah tanam teradaptasi, ukuran net, iklim mikro, tomat, tropis basah.