BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

(Technical and Economical Evaluation of Tractor in Tidal Swamps Areas)

(Cases in Delta Telang II and Sugihan Kanan, South Sumatera)

E. Eko Ananto dan Astanto
Peneliti, Balai Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi


ABSTRAK

Keterbatasan tenaga kerja merupakan salah satu kendala yang dihadapi petani dalam mengembangkan usahatani di lahan pasang surut, khususnya pada kegiatan penyiapan lahan. Salah satu cara untuk mengatasi adalah dengan bantuan alsintan seperti traktor. Dengan keterbatasan modal, keterampilan dan kewirausahaan dan harga alsintan yang mahal, pengembangan traktor diarahkan kepada usaha jasa (UPJA) yang dapat dikelola secara perorangan oleh pengusaha lokal atau oleh kelompok tani. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kelayakan teknis dan ekonomi pengembangan traktor di lahan pasang surut. Penelitian dilaksanakan di lokasi pasang surut Sumatera Selatan di Telang II dan Sugihan Kanan, pada MT 1999/2000 dan MT 2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa traktor dapat dioperasikan di lahan pasang surut. Penggunaan traktor memberikan dampak positif pada perluasan lahan, ketepatan waktu operasi, perbaikan kondisi lahan dan secara tidak langsung mendorong penggunaan teknologi usahatani lebih baik. UPJA yang dikelola secara perorangan oleh pengusaha lokal menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan yang dikelola oleh kelompok tani. Rata-rata hari kerja per tahun, jam kerja per hari dan jam kerja per ha dari traktor yang dikelola secara perorangan adalah 90 hari/tahun, 8,95 jam/hari dan 16 jam/ha, dengan NPV, B/C rasio, dan IRR masing-masing Rp 3.502.625; 1,26 and 29,79. Angka ini menguntungkan dan layak dibanding usaha yang dikelola kelompok tani dengan NPV negatif, B/C rasio < 1 dan IRR di bawah tingkat bunga yang berlaku.

Kata kunci: Evaluasi teknis dan ekonomi, traktor, lahan pasang surut