BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

| Pimpinan Kami | Tugas dan Fungsi | Visi dan Misi | Organisasi | Maklumat | Program Kegiatan | Pendanaan | SDM | Succes Story |

 Profil > Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Institusi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) merupakan salah satu unit kerja setingkat Eselon IIb Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang dibentuk berdasarkan PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor : 12/Permentan/OT.010/4/2016 yang diberi mandat nasional sebagai pelaksana teknis dibidang penelitian, perekayasaan dan pengembangan mekanisasi pertanian, standarisasi dan pengujian alat dan mesin pertanian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Dalam melaksanakan mandatnya Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian mengacu kepada Renstra Badan Litbang Pertanian Tahun 2015-2019. Perekayasaan/litbang mekanisasi pertanian diarahkan untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja, peningkatan kualitas dan nilai tambah produk pertanian serta pemanfaatan limbahnya (biomasa). Kegiatan litbang mekanisasi pertanian difokuskan pada tiga kegiatan utama : (1) menghasilkan teknologi mekanisasi budidaya, pascapanen dan pengolahan hasil pertanian yang berdaya saing; (2) menghasilkan teknologi mekanisasi biorafinasi dan pengelolaan limbah pertanian dan (3) menghasilkan teknologi mekanisasi otomatisasi dan instrumentasi pertanian. Selain itu, kegiatan analisis dan sintesis kebuijakan yang menghasilkan bahan perumusan kebijakan (rekomendadi) mekanisasi pertanian juga dilakukan untuk percepatan pengembangan mek perta di Indonesia.

     

   
 

Pimpinan Kami 

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) merupakan fungsi unit kerja Eselon IIb yang secara struktural adalah salah satu unit kerja di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian). Dalam pelaksanaan kegiatan, secara struktural Kepala Balai dibantu oleh Pejabat Esolon IIIb dan IVa.

   

 

Sejarah

Pada tahun 1953 merupakan sebagai Instansi/kelembagaan Jawatan Pertanian Rakyat yang mempunyai tugas untuk meningkatkan produksi pangan dengan didirikan pusat-pusat latihan dan perbengkelan dan Tenaga teknis ada pelatihan ke luar negeri.

Pada tahun 1957 menjadi MEKATANI, kemudian pada tahun 1963 berganti nama menjadi Lembaga Penelitian Tenaga Kerja dan Peralatan Pertanian (Mekanisasi skala kecil dan efisien). Pada tahun 1970 berganti nama lagi menjadi Diametan, di bawah Direktorat teknik Pertanian dan di tahun 1975 menjadi Sub Direktorat Mekanisasi Pertanian, Dit.Produksi.

Pada tahun 1983 beralih menjadi Subdit Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian, kemudian pada pertengahan tahun 1986 tepatnya 23 Juni 1986 berganti nama JICA-Ditjentan (Peletakan batu pertama) di Serpong. Diresmikan pada tanggal 9 Maret 1987 yang kemudian pada tahun 1987 sampai dengan 1991 menjadi lembaga Ditjentan (CDAET - ATA 220). Pada tanggal 21 Februari 1991 diterbitkan SK Mentan No. 75/Kpts/OT.210/2/91 Badan Litbang Pertanian dengan nama Balai Besar Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian.

Pada tanggal 28 Juni 2002 diterbitkan kembali SK Mentan No. 403 /Kpts/OT.210/6/2002 kemudian berganti nama lagi dari Balai Besar Pengembangan Alat dan Mesin Pertanian diubah menjadi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian sampai dengan saat ini.

Sesuai PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor : 38/Permentan/OT.140/3/2013 Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian mempunyai tugas melaksanakan penelitian, perekayasaan dan pengembangan mekanisasi pertanian.

Berdasarkan PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor : 12/Permentan/OT.010/4/2016 yang diberi mandat nasional sebagai pelaksana teknis dibidang penelitian, perekayasaan dan pengembangan mekanisasi pertanian, standarisasi dan pengujian alat dan mesin pertanian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.