BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Joko Pitoyo, Novi Sulistyosari, Koes Sulistiadji, Carolus Yusup Purwanto
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Telah direkayasa prototipe mesin penanam bijian ditarik traktor roda 4 pada tahun 2000. Mesin penanam tersebut memiliki unjuk kerja yang cukup bagus terutama apabila dioperasikan pada lahan yang terolah sempurna dan datar. Kapasitas mesin penanama berkisar 0,75 – 0,9 ha/jam,  dengan jumlah alur untuk jagung 5 buah dan untuk kedele 7 buah. Berdasarkan hasil evaluasi teknik di lapang terhadap prototipe tersebut, hasil peletakan benih kedalam tanah tidak seragam diakibatkan kontruksi pembuka alur tidak dapat mengikuti kontur tanah. Disamping itu roda penggerak metering sering mengalami slippage yang diakibatkan oleh kontruksi roda posisi ketinggiannya terhadap tanah tetap. Pada tahun 2005 telah dilakukan kegiatan rekayasa model prototipe mesin tanam berdasarkan hasil evaluasi kelemahan teknis dari mesin tanam yang ada. Prototipe hasil rancangan memiliki jumlah alur 2 buah dengan kontruksi tipe baru, yaitu roda penggerak metering memakai lengan ayun demikian juga pembuka alur sehingga mampu menyesuaikan dengan kontur tanah. Prototipe ini juga memiliki spesikasi khas yaitu jumlah alur mudah ditambahkan dan dikurangi ( expandable) demikian juga jarak antar alur. Metering terbuat dari nilon dengan kontruksi mudah diatur volume pengeluaran benihnya. Hasil pengujian lab dan lapang pada lahan tidak rata max 15 cm, menghasilkan kinerja cukup bagus dalam hal kedalaman dan jarak tanam. Penanaman benih jagung menghasilkan jumlah benih berkisar 1 sampai 3 dan jarak tanamnya bervariasi 20 – 60 cm dengan kedalaman 2 – 8 cm, sedangkan penanaman dengan benih kedele jumlah benih keluar bervariasi antara 1- 3 dengan jarak tanam 8 - 45 cm , kedalaman tanam 2 – 8 cm. Beberapa kelemahan pada prototipe  yang ada yaitu kontruksinya masih kurang presisi terutama jika akan dikembangkan menjadi 7 alur, penambahan alur secara pararel mengharuskan ukuran dari masing-masing unit 1 alur harus sama.