Pengemb. Alsintan Shreeder Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak (2005)

Handaka, Dedi Sumardi, Muhammad, Made Desnaya
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian

Untuk mendukung Crop Livestock System (CLS) yang sedang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian, BBP Mektan telah merekayasa mesin perajang hijauan pakan ternak khususnya pelepah daun kelapa sawit untuk pakan ternak. Untuk dapat menjadi pakan yang baik pelapah daun kelapa sawit harus dicacah dengan ukuran sekitar 1 – 1,5 cm2. Keunggulan mesin adalah dapat mencacah berbagai hijauan pakan, dengan menggunakan Motor Penggerak: Diesel (china), 22 PK, kapasitas: Kelapa sawit tanpa daun: 1.5 – 2 ton/jam, Kelapa sawit dengan daun: 1.6 – 2.1 ton/jam, batang jagung kering: 1 – 1.5 ton/jam, batang jagung basah : 1.2 – 1.6 ton/jam, rumput gajah : 1.5 – 2 ton/jam, jerami padi : 200 – 300 kg/jam. Selain itu harga mesin sejenis buatan Malaysia sangat mahal, mencapai 15.000 ringgit atau Rp. 45 – 50 juta, sedangkan mesin yang dirancang BBP Mektan hanya berharga Rp. 12,5 juta/unit.

PT. Agrisinal telah mengunakan sebanyak 10 unit dengan melakukan penambahan roda sehingga mudah dibawa kekebun, BPTP Lampung menggunakan 1 unit dan dicoba untuk dikaji dari aspek digestibility. Sekarang juga sedang dikembangkan modifikasi yang lebih kecil untuk pencacah kakao di Sulawesi Selatan untuk Primatani. Sementara itu, sebuah perusahaan Swasta di Sumatera Selatan juga telah mencoba menggunakan untuk keperluan perusahaan. Melihat luas kebun kelapa sawit di Indonesia maka mesin ini sangat prospektif untuk dikembangkan.


HIGHLIGHT

Portal PPID BBP Mektan

Informasi Publik

mail Litbang

Zona Integritas

Lelang Pengadaan

POLLING

Darimanakah Anda Mengetahui BBP Mektan ?

F A Q

Q : Apa yang dimaksud dengan Mekanisasi Pertanian?

Q : Mengapa harus menggunakan Mekanisasi Pertanian, Apa tujuannya?

Q : Apa saja Jenis Pengujiannya?

Q : Bagaimana prosedur dan persyaratan pengujian alat dan mesin pertanian

 Selengkapnya...