Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
     Agro Inovasi

Highlight

eproduk
banner1
Katam
400 Teknologi Inovatif Kementan


       Bbpmektan  
Evaluasi Teknis & Ekonomis Pengemb Prototipe Mesin Petik Teh utk Perkebunan Besar & Rakyat (2003) PDF Cetak E-mail
Abstrak Litbang Mektan - Abstrak Litbang Mektan 2003
Oleh Adm   
Jumat, 28 September 2012 11:05

Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian,
Pusat Penelitian Teh dan Kina

Kebutuhan teh menghadapi masalah harga teh cenderung menurun. Disisilain biaya produksi meningkat oleh naiknya upah tenaga kerja, harga BBM dan tenaga listrik serta sarana produksi lainya. Perkebunan teh rakayat pada umumnya dicirikan dengan luas pemilikan yang sempit dan tersebar dengan jarak saling berjauhan serta produktivitas rendah. Masalah yang dihadapi perkebunan teh rakyat adalah mutu pucuk (MS: 10 – 30 %) dan harga pucuk juga rendah. Kebutuhan tenaga kerja di perkebunan teh rata-rata 1,3 orang per hektar, dengan 70% merupakan tenaga pemetik. Hasil penelitian sebelumnya memberikan peluang untuk memecahkan masalah kelangkaan tenaga pemetik, efisiensibiaya produksi di perkebunan besar dan penggalian potensi produkasi serta peningkatan mutu pucuk melalui mengunaan mesin petik. Untuk mengadapi masalah yang mungkin timbul dalam penggembangan mesin petik tersebut, maka dilakukan evaluasi teknis dan ekonomis penggembangan protipe mesin petik teh untuk perkebunan besar dan rakyat. Tujuan kegiatan adalah mengepaluasi kelayakan teknis dan ekonomis pengoperasian mesin petik teh di perkebunan besar dan perkebunan rakyat skala kolompok. Hasil evaluasi menujukan bahwa produksi pucuk tidak terpengaruh bahkan kapasitas pemetikan meningkat tanpa meningkatkan biaya petik. Karna mesin petik dioperasikan pada lahan relatip datar atau kemiringan rendah maka penggunaan pemetik manual yang mulai berkurang masih di mungkinkan pada lahan dengan kemiringan tinggi. Pada kerkebunan rakyat melalui pengkatan pemeliharaan tanaman (pendangrian dan pemupukan teratur serta pemakasan akan diperoleh hasil yang lembih tinggi). Dengan kondisi demikian penggunann mesin petik dimungkinkan secara teknis dan ekonomis. Secara operasi mesin petik tipe 120 maupun tipe 60 dipandang menguntungkan pada lahan yang sudah mengalami pemeliharaan secara intensif dan dengan harga mesin Rp. 27.500.000,- dan Rp. 12.500.000,- b/c ratio 16% 1,14% dan 1,08; dan irr 152,% dan 92,80%.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com