BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Klaten, 28/11/2018. Salah satu tahapan yang harus dilewati dalam kegiatan perekayasaan di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi (BBP Mektan) adalah dengan melakukan uji lapang terhadap prototipe yang telah di buat. Hal ini bertujuan agar prototipe dapat bekerja sesuai target yang diharapkan serta dapat beroperasi pada berbagai kondisi lahan (sawah dan kering). 

Uji lapang terhadap mesin pembuat guludan ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahapan uji. Kegiatan pengujian kali ini merupakan kegiatan lanjutan kedua setelah dilakukan modifikasi berdasarkan saran dan masukan dari pengujian pertama. Uji lapang kali ini dilaksanakan pada tanggal 26-30 November di Klaten, Jawa Tengah. 

Baca juga: Tingkatkan Kinerja Prototipe Mesin Rota Tanam dengan Uji Lapang

Harsono, selaku perekayasa dan penanggung jawab kegiatan menyatakan bahwa “pengujian kali dilakukan setelah dilakukan modifikasi terhadap prototipe meliputi : pemampat tanah dibuat fleksibel dari lebar guludan 80-120 cm dengan cara membuat lubang milling untuk mempermudah pergeseran plat pemampat, serta pemampat tanah samping ditambah penguat untuk mengurangi getaran di plat pemampat tanah bagian belakang. 

Baca juga: Modifikasi dan Uji Lapang Mesin Petik Teh untuk Kondisi Perkebunan Teh di Indonesia

Mesin pembuat guludan ini menggunakan implemen rotari tipe screw, dan dioperasikan serta digerakkan dengan menggunakan Traktor Roda Empat (TR4), tambahnya. 

Dari hasil pengujian dan evaluasi, diperoleh disimpulkan bahwa dengan modifikasi yang dilakukan pada implemen pembuat guludan rotari tipe screw yang digandengkan dengan traktor roda empat dapat berfungsi secara baik digunakan untuk membuat guludan. Hasil dari modifikasi ini menghasilkan guludan dengan lebar 90-120 cm dan tambahan penguat pada pemampat samping mampu mengurangi getaran pada plat bagian belakang.

Baca juga: Pastikan Kinerja Mesin Combine Sorgum dengan Uji Lapang

Mesin ini juga mempunyai kapasitas kerja mencapai  5,12 jam/ha dan sangat cocok untuk penyiapan lahan khususnya untuk komoditas hortikultura. (SU)