BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Makasar, 4/12/2018. Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Umum menggelar Focus Grup Discussion (FGD), dengan tema “Peranan Pemuda Dalam Perkembangan Potensi Pertanian,” di Ball Room Sandeq, Hotel Clarion Makassar, tanggal 3-5 Desember 2018.

Kegiatan ini bertujuan untuk menginventarisir permasalahan yang ada dalam menarik minat pemuda agar berperan aktif dalam pengembangan sector pertanian; menampung gagasan dan ide cemerlang dari pemuda Indonesia untuk memajukan sector pertanian; serta dapat memperoleh solusi untuk permasalahan yang ada dan dapat diimplemtasikan di seluruh Indonesia. Acara juga dihadiri oleh 100 peserta perwakilan dari Bupati/ Walikota di Prov. Sulsel; Kementerian Pemuda dan Olah Raga; Kementerian Desa, Dinas Pertanian lingkup Sulsel; kelompok Tani, Akademisi; serta pemuda/organisasi pemuda.

Baca juga: Training Inkubasi Bisnis Tingkatkan Minat Generasi Muda pada Dunia Pertanian

Hadir sebagai pembicara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Momon Rusmono; Pendiri Badan Usaha Milik Petani PT Pengayom Tani Sejagad Wonogiri Indonesia, Hanjar Lukito Jati; serta Perekayasa Muda BBP Mektan Balitbangtan, Dony Anggit Sasmito. Hadir pula, Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Hukum, Sukriansyah S. Latief

Staf Ahli Wakil Presiden H.M Alwi Hamu, dalam pembukaan menyatakan bahwa minat generasi muda terutama mahasiswa di bidang pertanian sangat kurang. 14% anak-anak muda umur 30 tahun ke bawah tidak mau menjadi petani, karena malu dan miskin kalau menjadi petani. Padahal pertanian sangat dibutuhkan sekali, tinggal bagaimana cara mengolahnya dengan baik, tambahnya.

Baca juga: Membina Generasi Muda Mekanisasi Pertanian

Salah satu pembicara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr Ir Momon Rusmono, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa sektor pertanian sangat menarik dan sangat menjanjikan. Oleh karena itu kita harus “Mengubah paradigma generasi muda bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang menarik,” ujarnya. Olehnya itu, pihaknya akan menyiapkan generasi muda untuk menjadi pelaku dan penentu kebijakan di bidang pertanian. “Kita harus dorong peran generasi muda,” tutupnya.

Baca juga: Literasi Informasi Membangun Kreativitas Generasi Muda

Sementara itu, Perekayasa Muda, Donny Anggit Sasmitho, yang merupakan perekayasa muda dari BBP Mektan Balitbangtan menyampaikan materi tentang peran alsintan untuk menarik minat pemuda dalam pengembangan pertanian. Semoga pertanian Indonesia semakin jaya, dengan dukungan generasi muda.