BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Gowa, 2/11/2018. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa secara resmi telah bertransformasi menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa dan merupakan institusi pendidikan tinggi vokasi yang bernaung dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian. "Transformasi ini merupakan upaya untuk regenerasi tenaga terampil di bidang pertanian yang punya semangat wirausaha atau socioagripreneur. Menjaga keberlanjutan pembangunan pertanian dengan menghasilkan sumberdaya manusia pertanian yang profesional, mandiri, dan berdaya saing," ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya pada peresmian POLITBANGTAN GOWA (18/9/2018). 

Baca juga: Kawasan BBP Mektan akan segera dibangun PEPI

Tidak mudah untuk meningkatkan predikat dari STPP menjadi Politbangtan, banyak yang harus ditingkatkan dan dioptimalisasikan, namun hal itu bukanlah hal yang tidak mungkin dengan kerjasama dan penanganan yang baik dan professional hal tersebut dapat dilakukan. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian yang merupakan salah satu unit kerja teknis dibawah Kementerian Pertanian didukung oleh tenaga-tenaga ahli dibidangnya turut serta mendampingi dan membimbing politbangtan ini untuk menjadi salah satu politbangtan unggulan di Indonesia dan menjadikannya sebagai salah satu tolok ukur pendidikan pertanian di Indonesia berbasis teknologi dan moderenisasi pertanian. 

Baca juga: Kerjasama BBP Mektan Dengan STPP Bogor Di Bidang Pendidikan Pertanian

Optimisme untuk mewujudkan itu semua, Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian secara khusus meninjau lokasi Politbangtan Gowa. Dalam arahannya beliau mengatakan “banyak potensi tersembunyi disini dan butuh sentuhan tangan-tangan dingin, potensi agribisnis, agriwisata sangat memungkinkan di lakukan disini, dengan dukungan siswa/i didik Politbangtan disini sangat bisa untuk dilakukan”. Penerapan teknologi mekanisasi pertanian merupakan jawaban dari permasalahan yang ada, lahan seluas 50 Ha kedepan harus lebih modern dan menjadi produktif. (TS)