BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Perpustakaan mewadahi semua aktivitas literasi informasi yang terkait dengan 5 fungsi perpustakaan yaitu rekreasi, penelitian, informasi, pendidikan dan pengabdian masyarakat. Perpustakaan tidak hanya memberikan layanan informasi, tetapi juga mendidik pengguna agar menjadi orang literate informasi. 

Pustakawan/pengelola perpustakaan harus lebih aktif dan kreatif dalam memberikan layanan informasi kepada pengguna. Pustakawan sebaiknya mengetahui karakteristik pengunjung dan kebutuhan informasi yang dibutuhkan.

Baca juga: Sinergi Pustakawan dengan Pengelola E-Jurnal Badan Litbang Pertanian

Kepala Pustaka, Gayatri K. Rana mengatakan bahwa Kegiatan Temu Teknis Literasi Informasi Bagi Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementan sangat positif dan bermanfaat. 

“Kegiatan temu teknis ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi pustakawan/pengelola perpustakaan. Diharapkan acara ini bermanfaat dalam mencari cikal bakal pustakawan yang akan meneruskan kiprah pustakawan (Training of Trainer),kata Gayatri, Bogor, Rabu (29/08/2018).

Baca juga: Temu Teknis Pengelola Perpustakaan Lingkup Kementan

Peran pustakawan pertanian dalam kegiatan literasi informasi antara lain : 1) Mendidik pemustaka (peneliti/penyuluh/petani/mahasiswa dan stage holder lain menjadi  seorang literate informasi., 2) Mendidik pemustaka menjadi bagian dari masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge based society),3) Sebelum mendidik para pengguna perpustakaan  tentang literature, pustakawannya harus literate terlebih dahulu.

Baca juga: Pengembangan Layanan Perpustakaan Kementan Berbasis SMARPHONE

Kemampuan literasi informasi  seorang pustakawan sebaiknya : 1) Mengetahui informasi yang dibutuhkan; 2) Mengidentifikasi sumbet informasi; 3) Mengembangkan strategi pencarian/penelusuran; 4) Mengakses sumber informasi; 5) Mengevaluasi informasi dan sumber informasi; 5) Mengorganisasili informasi; 6) Memproses Informasi; 7) Menggunakan dan menyajikan Informasi. 

Baca juga: Peningkatan Kinerja Pengelolaan dan Layanan Perpustakaan Melalui SIMPERTAN

Peserta hadir ada 30 orang dari 25 Instansi. Adapun narasumber dalam acara ini 1.) Dr. Muchlas Suseno, M.Pd dari Universitas Negeri Jakarta,  tema “Power of Words, Seni Memotivasi Diri dan Orang Lain”, 2) Ir. Juznia Andriani, M.Hum dari PUSTAKA “Literasi Informasi”, 3) Ir. Heryati Suryantini,M.Si.; Penny Ismiati,M.Sc “Internet Research dan Evaluasi Website”, 4) Ir. Eka Kusmayadi,M.Hum “Pengenalan Sumber Informasi”, 5) Vivit Wardah Rufaidah, S.Si.,MP “Strategi Penelusuran Informasi dan Boolean Oprator. 

Baca juga: Pelayanan Perpustakaan

Seorang pustakawan sebaiknya tidak gaptek, Karena pustakawan merupankan tempat untuk bertanya dan memberikan layanan informasi ke pengguna. Adapun peran pustakawan “Power of Words = Power of Succes” yang terdiri dari  lima power dahsyat yaitu : 1. Words 2. Imagery, 3. Faith, 4. Failure, 5. Love. 

Diharapkan kegiatan semacam ini tetap berlanjut, sehingga cikal bakal pustakawan dapat terlahir pada tahun berikutnya. (SH, Wira)