BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Surabaya, 13/07/2018. Gerakan mobilisasi dan optimalisasi pemanfaatan alsintan bantuan Kementerian Pertanian masih terus dilakukan hingga saat ini, kenyataan di lapangan pemanfaatan alsintan bantuan kementerian pertanian telah mencapai target yang sangat memuaskan. Integrasi setiap program yang digelontorkan oleh Kementerian Pertanian selama ini telah mencapai kesesuaian walaupun di beberapa wilayah masih perlu peningkatan dan koordinasi. Program Upaya Khusus (UPSUS) dan Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN) telah menjadi sinergi yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanaman yang pada akhirnya pada peningkatan kesejahteraan petani. 

Baca Juga : Sosialisasi Mesin Tanam Jarwo Transplanter Mendukung Program Upaya Khusus (Upsus) Kementerian Pertanian

Dalam arahanya Kepala BBSDMP Pertanian, sebagai Koordinator Nasional Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN), mengatakan “penanggung jawab yang berada di tingkat kabupaten kota harus ada dan turun langsung dilapangan, untuk memantau terus perkembangan yang terjadi di kegiatan OPSIN, bekerja sama terus dengan petugas pencatat LTT-UPSUS, lebih bersinergi dengan  petugas di BPP, BABINSA, PENYULUH, BPS dan yang lainnya” lebih lanjut beliau mengungkapkan tentang akan dilaksanakannya lomba UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alsintan) Tingkat Nasional, dikemas sedemikian rupa dengan hadiah Alat dan Mesin Pertanian Unggulan.

Baca Juga : Sosialisasi Sistem Jajar Legowo Mendukung Program UPSUS oleh Menteri Pertanian

Rencana pelaksanaan Lomba Nasional UPJA ini akan diselenggarakan pada bulan Agustus-Oktober 2018, bersamaan dengan acara puncak Hari Pangan Sedunia Tahun 2018, di Kalimantan Selatan. Lebih lanjut beliau menambahkan agar setiap UPJA unggulan di setiap Kabupaten/Kota untuk terus didampingi dan dibantu untuk mengikuti acara tersebut. Dari data yang didapat dari pelaksanaan lomba ini nanti akan dibuat sebuah buku profile UPJA Nasional yang nantinya bisa digunakan untuk para petani sebagai pedoman dalam pemberdayaan UPJA di daerahnya masing-masing.

Baca Juga : Upsus Peningkatan Produksi (PAJALE) Padi, Jagung Dan Kedelai Tahun 2015 Di Propinsi Sumatera Selatan

Hasil Capaian Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan (OPSIN) menunjukan hasil yang sangat menggembirakan, namun hal ini perlu pengawalan yang lebih intensif lagi, optimalisasi petugas di lapangan pun harus terus ditingkatkan untuk mengawal relokasi dan optimalisasi alsinnya. 

Acara dihadiri oleh Kepala BBSDMP dan pejabat lingkup BBSDMP, Ditjen PSP dan seluruh undangan dari 33 Provinsi di Indonesia. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BB Mektan) – Serpong, sebagai penanggung jawab di 2 provinsi mendapatkan apresiasi positif pada acara ini, semoga dapat terus dipertahankan. (TS)