BBP Mektan BBP Mektan - Mekanisasi Pertanian

Berbagai inovasi teknologi telah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian, tak terkecuali teknologi untuk komoditas hortikultura. Inovasi teknologi tersebut diantaranya berupa alsintan mesin penanam benih cabai dan bawang merah yang sangat bermanfaat bagi petani.

Mesin penanam benih cabai dan bawang merah menjadi alsintan yang paling diminati dan dibutuhkan petani hortikultura saat ini. Betapa tidak, mesin penanam benih ini sangat sederhana namun dapat menjadi solusi untuk mempercepat pertanaman benih cabai dan bawang merah di lahan luas. Dengan menggunakan mesin ini maka menanam benih cabai dan bawang merah dapat lebih cepat, tepat dan efisien.

Mesin ini mempunyai spesifikasi model riding transplanting dengan kapasitas kerja antara 2000 - 4000 tanaman/jam. Dimensi 2200 x 1330 x 1560 mm dengan bobot 392 kg. Mesin ini menggunakan penggerak engine bensin 3 kw/4 hp, accu 48/12 v, sumbu roda 800 - 1200 mm dan memiliki jarak antar baris 200 - 500 mm serta jarak antar rumpun 100 - 500 mm.

Keunggulan dari mesin ini adalah dapat menanam benih tanaman sayuran yang berasal dari pot/tray, Hybrid  (menggunakan bahan bakar dan listrik), mudah dalam pengoperasiannya, serta biaya operasional mesin murah. Mesin penanam benih cabai dan bawang merah ini diharapkan dapat mempercepat waktu tanam dan meningkatkan hasil produksi, sehingga dapat mendukung program swasembada cabai dan bawang seperti yang dicanangkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Alsintan penanam cabai dan bawang merah ini merupakan hasil inovasi teknologi terbaru Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) tahun 2017, yang telah di launching pada tanggal 24 Agustus 2017, oleh Bapak Menteri Pertanian di BBP. Mektan Serpong.(Wira)